Sabtu, 10 Oktober 2009

LATIHAN @pintu6 snayan telah dimulai kembali

kepada rekan-rekan semua..
diberitahukan bahwa latihan di pintu 6 akan dmulai kembali..
latihan akan dimulai pada tanggal 17 oktober..
jam latihan seperti biasa dari pukul15:00-17:00..

bagi yg mempunyai waktu luang diharapkan kehadirannya..trims

Rabu, 23 September 2009

Siapa Selanjutnya?

Aargh.. Sialan!
Caci maki setelah selesai pemilihan ketua SENAT Mahasiswa, mau apalagi ternyata saya harus kalah dari temen satu jurusan saya. Bagaimanapun kemenangan itu sudah saya persiapkan mati-matian sebelum waktunya tiba, mulai dari kampanye, membuat program kerja, hingga memperjuangkan IP yang di atas rata-rata. Ketua SENAT merupakan puncak untuk menunjukan jati diri saya sebagai Mahasiswa nomor satu di Fakultas. Tapi apa setelah memperjuangkan itu rasanya runtuh semua bahkan saya tidak percaya dengan apa yang saya peroleh dari hasil ini.

Pemilihan ketua SENAT ini dilakukan oleh FFTV (Fakultas Film dan Televisi) di IKJ dan dihadiri oleh seluruh Mahasiswa FFTV, pemilihan sempat alot setelah hasil forum tidak berhasil hingga tahap "mufakat", hasilnya kegiatan inipun dilakukan dengan cara voting. Setelah bersaing angka yang cukup tipis, akhirnya saya terpaut hanya dua angka dari sang pemenang, tipis memang, namun hasilnya mutlak, DIALAH PEMENANGNYA.

AArgHH..

--0--


Selain mahasiswa saya juga berprofesi sebagai pelatih Taekwondo di salah satu SMP Negri di bilangan Jakarta. Sabtu itu merupakan kejuaraan Taekwondo yang diselenggarakan oleh Klub 69, pertandingan itu melibatkan SMP yang saya bina sebagai rombongan yang ikut berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Yup menjadi yang terbaik, setelah pembinaan dan penyiksaan selama beberapa bulan sebelumnya, inilah saatnya kita berlabuh untuk meraih prestasi diajang kompetisi ini.

Pertandingan berakhir, sebagian dari mereka ada yang menang dan kalah, namun persentasi kalah lebih banyak dari yang menang, walaupun gagal tapi diantara mereka mendapatkan medali walaupun perak dan perunggu, sayapun kecewa hati melihat hasil ini, namun sebagai pelatih tidak etis menyalahkan muridnya yang kalah.

Saat melihat kekecewaan murid-murid saya, pandangan saya terpaku dengan salah satu dari mereka, mukanya tenang bahkan terlihat senang, dialah murid saya yang paling rajin diantara yang lain, Kira namanya, sayapun iseng bertanya.

"kamu dapat apa"
"ga dapet apa-apa kak, kalah partai pertama"
"poinnya berapa-berapa?"
"7-0 ka. hehehe.."

Saya melihat ekspresinya yang tetap ceria, saya pun bingung, padahal Kira setiap kali turun tanding pasti kalah di partai awal, walapun begitu tidak ada kekesalan diraut mukanya. Saya hendak membuat dia sedikit sadar dengan kata-kata saya.

"Kamu kalah..kok kelihatan senang begitu?"
"hehe.. semua orang punya giliran untuk menang... kakak tau saya terus berlatih hanya untuk menunggu giliran itu"

Sayapun tercengang mendengarnya, ucapan anak SMP mengingatkan saya kepada masa saat saya gagal menjadi ketua SENAT, prestasi kuliah saya menurun hanya gara-gara kecewa dan rasa tidak terima. Yup.. saya setuju dengan kata-katanya, semua mempunyai giliran untuk sukses, masalahnya tinggal siapa yang "sabar" menunggu hingga cita-cita itu menyapa.

"Siapa selanjutnya?"

Kamis, 03 September 2009

Buka Bersama

Dalam menyambut gairah kebersamaan di bulan Ramadhan, segenap panitia mengundang para senior, rekan-rekan seperjuangan dan junior-junior yang aktif maupun yang sudah lama tidak aktif di Taekwondo Teladan untuk hadir di acara Buka Bersama, yang akan dilaksanakan pada:

Hari : Sabtu
Tanggal : 5 September 2009
Pukul : 16:30-selesai
Tempat : Jl. Wijaya IX, Jakarta Selatan (SMP N 12)

Demikian undangan ini kami sampaikan untuk info lebih lanjut hubungi: Okta (021-92211199/085693900041).

Nb: Yang ingin ikut  konfirmasi melalui Okta untuk pendataan.

Sabtu, 29 Agustus 2009

Kabar Bahagia..

Telah lahir putra kami

pada pukul 13.02 Wita:Gabriel Justus Omar Simanjuntak

di Rumah sakit Puri Bunda (bali),

Dgn berat 2,78Kg dan panjang 48cm.-Boyke&Chintia-..

Minggu, 23 Agustus 2009

BEING

Tuhan menciptakan siang dan malam dengan perantara senja dan pagi. Begitu juga apa yang ada didunia ini, karena alam dibentuk sedemikian rupa untuk kita belajar memahaminya.


Pernah lihat kartun Doraemon? hihi.. kartun ini ga ada mati-matinya sampai sekarang masih terus ditayangin di salah satu TV swasta, bahkan tontonan seperti ini masih digemari jutaan anak-anak di Indonesia. Kisah tentang kucing robot yang selalu membantu Nobita dengan kantong ajaibnya, semua masalah yang Nobita hadapi selalu beres dengan sekejap. Bayangin jika kartun ini tertanam dalam sikap mental seseorang, misalnya saja seorang anak ingin sesuatu maka keinginannya tersebut harus dipenuhi dengan segera, tidak peduli bagaimana keinginannya itu diperolehnya yang penting keinginan tersebut dapat tercapai dengan segera.

Hmm.. apakah itu baik? coba kita renungkan sejenak bagaimana sebutir nasi yang kita makan pagi ini mengalami proses hingga tersedia di depan mata kita yang siap disantap? Mulai dari penanamannya-distribusi-penjualan-hinga dimasak, pasti rumit sayapun enggan memikirkannya, karena mental saya-pun tertanam dalam sikap yang serba instan, baik atau tidaknya entahlah tergantung dari sisi mana kita lihat. Jika kita ingin turun dari ketinggian beberapa meter baiknya kita melewati tangga, tapi jika ingin cepat loncat saja sekalian.

Ada beberapa orang yang memilih kesuksesan dengan cara jalan pintas, seperti acara idol-idolan yang saya ketahui merupakan acara pencarian bakat secara instan sudah berapa orang yang dihasilkan acara idol-idolan ini yang dirasa cukup sukses, tetapi kesuksesan mereka di bentuk oleh produser yang membentuk mereka, bayangin kalau acara idol ini tanpa ada produser yang membuat mereka para idol ini menjadi menarik perhatian penonton, pasti mereka tidak menarik. Lagipula orang jebolan idol itu tidak ada yang terlihat lagi, kesuksesan merekapun terasa instan.

Sedangkan ada beberapa orang diluar sana melewati kesuksesan dengan jalan yang panjang dan berliku, kesuksesan mereka memang didasari oleh kesadaran mereka yang ingin berusaha dengan bahan bakar kesabaran dan ketekunan, kesuksesan mereka bukan karena produser yang membuat dia seperti "apa", namun karena, mereka terbentuk dengan kehendak dirinya. Banyak juga yang tidak berhasil itu karena dia berhenti ditengah jalan. Jadi intinya jangan pernah berhenti ditengah jalan, nikmatilah perjalanan itu setapak demi setapak.


Jika kita memahami Taekwondo, nikmatilah sebuah proses, karena dalam proses tersebut akan menciptakan kesadaran, kesadaran akan perubahan, perubahan yang tidak akan berhenti dalam situasi apapun.


Yup..filsafat Taekwondo dirasa cukup menggambarkan tentang proses tersebut. Saat awal kita berlatih menggunakan sabuk putih yang menandakan kita seperti "tabula rasa" kertas kosong yang belum kotor dengan berbagai macam pengalaman (ilmu), setelah itu naik kuning, hijau, biru, merah, dan terakhir hitam. Tidak memungkinkan seseorang dari putih lansung naik ke hitam, jika adapun sangat disayangkan.

Permasalahan di dunia ini tidak hanya "ada" dan "tiada" tetapi ada proses yang menyertainya yaitu "menjadi". Dunia ini bukan magic dan sesederhana dunia Doraemon atau Harry Potter semacamnya. Ini adalah realitas yang harus di hadapi dengan penuh kesadaran, kesadaran dalam "menjadi" sesuatu, "menjadi" adalah sesuatu yang aktif dan tidak berakhir, "menjadi" akan terus bergerak hingga batas yang tidak ditentukan. Jika sabuk hitam merupakan tingkat tertinggi dalam Taekwondo yang artinya kegelapan, maka seseorang akan sadar bahwa didalam alam semesta ini gelap, kemudian bergerak terus mencari(berlatih) dan mencari (berlatih) tanpa henti dan sadar semua itu gelap.

Jika kita memahami Taekwondo menurut prinsip ini, kita akan menemukan solusi, dan terus berubah keterampilan, kita tidak akan pernah terhenti, dalam situasi apapun, bukan dengan jalan pintas tetapi jalan yang panjang dan penuh liku.

Mengenai Latihan selama bulan Ramadhan

Untuk latihan selama bulan ramadhan untuk rekan2 teladan dapat diInformasikan sebagai berikut:

-Latihan tetap dilaksanakan di masing2 unit.

-Latihan di pintu VI senayan untuk sementara ditiadakan(hanya selama bulan ramadhan)

-jika di masing2 unit tidak ada/tidak dapat diadakan latihan,maka rekan2 dapat berlatih di smp 12 tiap hari Rabu dan sabtu pada pukul 16.30 sore.(terhitung mulai tgl29 septmber 2009)