Kamis, 11 Desember 2008

FROM MY TAEKWONDO


Banyak sekali hal yang saya dapat dari Tae Kwon Do. Oleh karena itu saya pikir menjadi penting buat saya pribadi untuk menulis sesuatu tentang Tae Kwon Do. Syukur juga kalau ada manfaatnya buat orang lain yang mungkin kebetulan baca tulisan ini.

Saya akan coba jabarkan satu persatu dengan membuat poin-poin penting beberapa hal yang saya dapat dari masa-masa saya di TaeKwonDo.

1. Kekeluargaan
Dojang adalah rumah kedua saya. Orang-orang di dalamnya adalah keluarga saya. Tempat latihan saya menekankan betul kekompakan dan rasa persaudaraan. Pergi nonton pertandingan bareng-bareng sampai larut malam, latihan bersama di rumah, pergi Gashuku dan begadang semalaman, nonton video beladiri rame-rame (Fight to Win, dan tentu saja "Best of The Best!").

2. Sportivitas
Saya dulu sering sekali ikut ataupun nonton pertandingan. Menang pernah, kalah lebih sering lagi. Dari TKD saya belajar yang namanya sportivitas.

3. Rasa Hormat & Disiplin
Saya dulu mulai dengan rasa takut terhadap Sabeum. Selalu ada sanksi tegas terhadap tindakan-tindakan yang melanggar peraturan perguruan. Waktu awal mulai belajar, sabuk hitam TKD itu bagaikan bintang di langit. Seiring berjalannya waktu, rasa takut mulai bergeser pada rasa hormat dan keakraban. Dari TKD saya mendapatkan kebiasaan untuk menghormati dan menghargai orang lain.

4. Kepekaan Sosial
Saya juga belajar cara menganalisa dan membaca berbagai tipe orang dari keanekaragaman manusia ini.

Demikianlah sekilas tentang beberapa hal bermakna yang saya dapatkan dari TKD. Bukan maksud saya memuji TKD secara berlebih-lebihan, tapi ini adalah pengalaman saya. Sebagian besar hal yang saya pelajari, sebenarnya bisa juga kita dapatkan dari sekolah, klub bola, karang taruna, sanggar tari atau dari tempat lainnya. Toh, kebaikan bisa datang dari manapun juga.

Rabu, 10 Desember 2008

Memoriam of Sabeumnim SITI


Sabeum yang punya nama lengkap SITI NURDIANAH ini lahir pada tanggal 4 maret 1976 Dia adalah salah satu senior diteladan yang berprestasi juga di TAEKWONDO. Prestasinya antara lain :

- JUARA I kejuaraan TAEKWONDO se-Sumatra tahun 2003

- JUARA I Kejuaraan Nasional mahasiswa Tahun 2006

- JUARA I Kejuaraan Mahasiswa Tahun 2002


Bukan cuma itu aja masih banyak lagi prestasi dia di TAEKWONDO. Sebelum gabung di TAEKWONDO TELADAN CLUB dia berasal dari club MUDJIMAN unit HARAPAN KITA.


Didalam Organisasi kepengurusan di TELADAN ia menjabat sebagai bendahara. Waktu kuliah dia mengambil jurusan keperawatan sampai akhirnya ia menjadi suster di R.S. Kanker Dharmais. Selain menjadi suster di DHARMAIS ia juga menjadi suster /perawat medis di TELADAN. Mungkin karna sanking cintanya sama TELADAN.


Sampai pada akhirnya beliau harus menghembuskan nafas terakhirnya di R.S. DHARMAIS pada tanggal pada hari Sabtu 21 Juni 2008, pkl. 22.05.Dan telah dimakamkan hari Minggu, 22 Juni 2008, pkl.10.00 di TPU. BUDI DHARMA, Semper, Tanjung Priok Jakarta Utara.

Motivasi Meraih Prestasi

Motivasi untuk meraih prestasi setiap orang, satu dengan yang lainnya, bisa jadi tidak sama. Biasanya, hal itu bergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Misalnya, seorang akan menjadi termotivasi mau berprestasi dan mengejar menjadi yang terbaik karena ingin dipuji atau mendapat kehormatan, cerita lainnya ada juga yang termotivasi karena di iming-imingi oleh hadiah atau uang jika ia berprestasi.



"Bahan bakar motivasi adalah uang, medali, piala, kehormatan. Tapi motivasi bukan kendaraan sehingga tidak perlu bahan bakar itu."

Faktor-Faktor yang Membedakan Motivasi Seseorang Dalam Mengejar Prestasi?

Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi pada diri masing-masing orang, di antaranya:

  • Perbedaan fisiologis (physiological needs), seperti rasa lapar, haus, dan hasrat seksual
  • Perbedaan rasa aman (safety needs), baik secara mental, fisik, dan intelektual
  • Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya
  • Perbedaan harga diri (self esteem needs). Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah, jabatan, dan lain-lain.
  • Perbedaan aktualisasi diri (self actualization), tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.

Stimulus Motivasi

Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar, yaitu:

  • Pertama, motivasi berasal dari faktor internal. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan. Orang yang seperti ini akan terus mempunyai motivasi dalam keadaan apapun sedikit kemungkinan akan gagal.
  • Kedua, motivasi dari faktor eksternal, yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain, atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan. Orang yang yang seperti ini akan termotivasi jika lingkungannya yang mendukung, kemungkinan gagal tergantung kondisi disekitarnya.

Tips-tips Meningkatkan Motivasi Untuk Meraih Prestasi

Motivasi untuk menraih prestasi tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan, cita-cita, atau menyadari manfaat bagi dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk meraih prestasi.

Yuk, ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi:

  • Bergaulah dengan orang-orang yang saling menghargaiBergaul dengan orang-orang yang saling menghargai akan secara psikologis akan meningkatkan keinginan kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Kadang kekuatan seseorang terletak keadaan sosial yang mendukung
  • Belajar dari internet
    Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan memotivasi diri. Sebagai contoh, Penulis sering belajar melalui www.youtube.com, mealaui audio visual ini penulis termotivasi apa yang telah dilihatnya.

  • Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif
    Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika ser4ing bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.

  • Cari motivator
    Kadangkala, seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi.

Cara Memotivasi Orang Lain

  • Motivasi Dengan Kekerasan/ Motivating By Force
    Cara seperti ini biasa dilakukan didalam militer, seorang pemimpin akan mengancam para serdadu jika mereka tidak disiplin. Didalam masyarakat yang demokratis cara semacam ini kurang begitu tepat, apa lagi didalam organisasi kita yang menganut kekeluargaan, sebab dengan cara ini orang akan memiliki sifat ketergantungan dan kurang menumbuhkan kesadaran.
  • Motivasi Dengan Bujukan/ Motivating By Enticement
    Cara yang kedua ini berupa memberikan bujukan atau memberikan suatu hadiah, bila orang lain mengerjakan sesuatu. Contohnya seorang atlet ingin menjadi juara jika diming-imingi dengan uang atau bonus. Cara seperti ini mungkin berhasil tetapi seperti cara pertama tidak menumbuhkan kesadaran.
  • Motivasi Dengan Identifikasi/ Motivating By Identivication or Ego- Involvement
    Saat ini mungkin ini cara terbaik untuk memotivasi orang lain. Dalam hal ini mereka berbuat sesuatu dengan rasa percaya diri dan sadar sepenuhnya ada keinginan dari dalam. Seorang atlet berlatih keras bukan karena takut/ bujukan dari pelatihnya, tetapi karena kesadaran mereka untuk mencapai prestasi yang lebih baik dan jauh lebih baik lagi.

"Pada akhirnya kesadaranlah yang memotivasi kita"

-berbagai sumber-

Selasa, 09 Desember 2008

Latihan at snayan pintu 3

ayo,,ayo bagi siapa yg ingin mempersiapkan diri menjelang kejuaran
bisa hadir disini di Senayan pintu 3 pkul 4 sore,latihan ini diadakan untuk menambah jam wktu lat yg dirasa kurang jika hanya mengandalkan jam waktu dari latihan unit biasa,,jadi bagi siapa yg sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaran,,wajib mengikuti latihan ini!!okok

Sadar Kamera



Senin, 08 Desember 2008

Kejurnas Mahasiswa "Presiden Cup XII" 2008 -End-



Cibubur (6/11/2008) - Hari ketiga Kejuaraan yang diadakan di Gedung POPKI tersebut selesai sudah. Perjuangan STIE Kusuma Negara memperoleh 1 emas dari total 6 atlet yang turun. Berikut adalah hasil kejuaraan ;
- Juara Umum I Widyatama (Bandung)
- Juara Umum II Budi Luhur (Jakarta)
- Juara Umum III STEI Indonesia (Jakarta)

- Atlet Terbaik Putra Nabil
- Atlet Terbaik Putri Stephani

Medali Tunggal Untuk STIE Kusuma Negara


-Chintya satu-satunya peraih medali emas untuk STIE Kusuma Negara-

Di hari ketiga, giliran Danang dan Chintya bertanding , keduanya turun di kelas fin. Danang tersandung oleh Fathi dari Aceh di partai awal, sedangkan Chintya berhasil merebut medali emas setelah mengalahkan UNS dari Solo dipartai final, atlet berpengalaman ini benar-benar tidak memberikan kesempatan bagi lawan-lawannya, sepanjang partai ia menghabisi musuhnya dengan TKO.


Kejuaraan ini menjadi barometer untuk Kusuma Negara yang dihuni oleh atlet-atlet Teladan. "Ini menjadi partai pemanasan untuk atlet-atlet yang baru turun di senior, selanjutnya kita akan mempersiapkan untuk kejuaraan STAN pada bulan Februari nanti" ungkap Sabeum Robert. Semoga kejuaraan ini menjadi ajang untuk membangkitkan semangat atlet Teladan dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi.

Jumat, 05 Desember 2008

Hari ke-2 KEJURNAS Mahasiswa Trisakti

Jumat 5/11/ 2008. Kontingen Teladan yang membawa STIE Kusuma Negara tidak membawa 1 medali dari total 4 atlet yang turun. Tamy Wijaya yang turun pada hari pertama (kamis 4/11/09) mengalami kekalahan pada partai awal. Sedangkan hari ini (5/11/2008) Irsan, Oktha, dan Mukhlis juga mengalami nasib yang sama. Irsan kalah dipartai awal setelah sempat leding point pada ronde 1 dan 2, namun sial di ronde 3 keadaan berbalik setelah lawan berhasil mengambil point kepala. Mukhlis yang turun dikelas Middle kalah dipartai pertama. Oktha yang hampir didisqualifikasi lantaran masalah penimbangan kalah di partai perempat final. Bintang yang turun membawa tuan rumah Trisakti juga kalah pada pertandingan ke-2. Sedangkan Danang dan Chintya yang sama-sama turun di kelas Fin mendapat giliran tanding besok sabtu (6/11/2008). Kita doakan semoga mereka bisa menunjukan prestasi yang gemilang. TELADAN...GO!..GO!..GO!